Hoax? Aku Sih No !

Hentikan-Hoax

Selamat memasuki bulan April teman-teman 🙂 . Dan tak lupa pula saya mengucapkan selamat ulang tahun untuk April dan Aprilia di seluruh dunia hehe. Semoga di bulan ini banyak berkat dan rezeki datang pada kita.

 

Oke, tinggalkan sambutannya, sekarang kita masuk ke topik sesuai judul diatas yaitu ‘hoax’. Tapi apa sih hoax itu?

Arti hoax atau pengertian hoax sendiri adalah deliberately fabricated falsehood made to masquerade as truth (MacDougall, Curtis D, 1958). Kurang lebih arti hoax adalah sebuah kebohongan yang secara sengaja dibuat yang “menyamar” seolah berita itu adalah sebuah kebenaran.

 

Namun, walaupun sering dianggap sebelah mata, jangan pernah main-main dengan berita hoax . Gara-gara hoax, nyawa bisa jadi taruhannya. Sebagai contoh, Gara-gara percaya pada berita palsu di Internet, Edgar Welch nyaris menembak mati orang. wih

Pada awal Desember 2016, Edgar, 28 tahun, datang ke Restoran Comet Ping Pong di Washington, DC, sembari menenteng senapan AR-15. Edgar sempat menodongkan dan menembakkan senapannya di dalam restoran sebelum polisi mengepung dan meringkusnya. Tak ada korban terluka.

Kepada polisi, petugas pemadam kebakaran dari Kota Salisbury, North Carolina, itu mengaku datang ke Comet untuk menyelidiki kebenaran “berita” bahwa restoran keluarga yang menyajikan menu utama pizza tersebut merupakan pusat jaringan pedofil. “Aku datang dengan niat baik, tapi tak berakhir baik,” kata Edgar kepada New York Times. Walaupun tak menemukan bukti ada pedofil di Comet, dia tetap menaruh curiga terhadap restoran itu. “Informasi intelnya tak 100 persen.”

Semula, kata Edgar, dia mendengar kabar soal jaringan pedofil di Restoran Comet dari seorang teman. Hasil penelusuran bapak dua anak itu di Internet makin menambah kecurigaannya. Di Internet, Edgar menemukan sejumlah “bukti” yang menyokong kebenaran kabar itu.

Berita-berita palsu itu menyebabkan polarisasi dalam keluarga, masyarakat, pertemanan dan mengancam keharmonisan berbangsa.”

Coba saja ketik “Pizzagate: How 4Chan Uncovered the Sick World of Washington’s Occult Elite” di Google. Ada banyak sekali tautan yang memuat kabar soal jaringan pedofil di Restoran Comet. Dua di antaranya adalah The New Nationalist dan The Vigilant Citizens. Menurut dua situs ini, restoran pizza Comet Ping Pong di Washington merupakan markas geng penculik dan pemerkosa anak yang dikepalai oleh Hillary Clinton bersama ketua tim kampanyenya, John Podesta. Dari dua situs itu, berita ini menyebar ke mana-mana lewat Facebook, Twitter, WhatsApp, dan sebagainya.

Tentu saja berita itu tak disokong bukti sama sekali. Gara-gara berita “sampah” ini, James Alefantis, pemilik Comet Ping Pong, pusing bukan kepalang. Berkali-kali James, yang tak sekali pun bertemu langsung dengan Hillary, menerima ancaman pembunuhan. James sudah menghubungi Facebook dan Twitter untuk menghapus semua berita itu. Tapi, bak rumput liar, satu mati tumbuh seribu. “Aku seperti menembak kawanan lebah dengan satu senapan,” kata Bryce Reh, anak buah James.

 

Tak peduli seorang jenderal, pemadam kebakaran, atau ibu rumah tangga, siapa saja bisa tertipu berita palsu alias hoax. Yang jadi korban bisa seorang pemimpin negara, seperti Barack Obama atau Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, bisa pula orang biasa. Para penulis berita palsu ini memang makin jago memermak tulisan dan video, membuatnya seolah-olah berita otentik.

 

Contoh lain pula, Darah muda pernah membuat Septiaji Eko Nugroho ikut membuat dan menyebarkan berita palsu untuk menjatuhkan orang-orang yang dianggapnya sebagai lawan. “Saat itu, 15 tahun lalu, saya masih kuliah dan baru kenal Internet. Mungkin karena terlalu bersemangat membela agama dan lantaran darah muda, kadang saya menggunakan hoax juga untuk menyerang lawan,” kata Septiaji. Dia masih menyesalinya sampai sekarang. “Itu menjadi penyesalan seumur hidup karena jejak digital tak bisa dihapus.”

Sekarang Septiaji dan teman-temannya di Masyarakat Anti Hoax terus berperang melawan berita palsu. Septiaji, kini Ketua Masyarakat Anti Hoax, paham betul, hoax tak hanya dilarang dalam semua norma dan haram menurut agama, tapi juga sangat merusak dan berbahaya.

“Berita-berita palsu itu menyebabkan polarisasi dalam keluarga, masyarakat, pertemanan, dan mungkin sudah mengancam keharmonisan kita dalam berbangsa. Kami khawatir hoax akan menjadi akselerasi kerusuhan fisik,” kata Septiaji. Bagaimana hoax tak berbahaya jika isu politik dan SARA jadi tema utamanya? Berita-berita palsu soal kesehatan, kata Septiaji, juga sama berbahayanya. Gara-gara berita palsu itu, nyawalah taruhannya.

 

Oke, gak cukup kita tahu arti hoax, tapi lebih lanjut kita juga harus bisa mengenali ciri-ciri barang/berita hoax kamu bisa lihat beberapa polanya loh, begini misalnya:

1. Menggunakan Judul yang “Alay”

Arti Hoax - Judul Alay

Contoh “Terungkap! Siapa sebenarnya AYAH KANDUNG Jokowi!!!!”, “Di Temukan Bidadari Jatuh di Samudra Hindia! KECANTIKANNYA MENGGODA!!”, “Ternyata, Mantanmu HAMIL!!!” *abaikan yangterakhir ini hehe

Oke, jika kamu menemukan judul-judul berita yang agak-agak alay, banyak menggunakan “tanda seru”, pake huruf GEDE-GEDE (alias kapital), oke kamu harus kudu curiga bahwa ini adalah berita Hoax.

Kenapa? Sorang jurnalis yang baik, biasanya punya manner yang baik dalam menulis sebuah karya jurnalistik. Tata EYD untuk penulisan judul biasanya akan selalu diikuti dan dipatuhi. Karena jurnalis yang baik percaya: kemajuan sebuah bangsa dapat dilihat dari kemajuan tata dan sistem bahasanya (aseeeek).

 

 

2. Dari Laman atau Blog yang Tidak Pernah Kamu Dengar Sebelumnya

Arti Hoax

Berita-berita ditulis di atas laman antah berantah yang namanya aneh-aneh. Entah itu blog, website atau bahkan akun Facebook yang namanya gak jelas. Kadang namanya sholehah, tapi fotonya wanita hot dan seksi. Udah kalau lihat yang kayak gini langsung aja di-close browser mu. Biar aman buka aja lama-laman website berita yang memang punya kredibilitas. Meskipun kadang mereka juga sarat akan kepentingan politik, tapi isi beritanya masih bisa dipertanggungjawabkan di depan publik.

3. Sedikit-Sedikit Soal Agama, Sedikit-Sedikit Soal Politik

Jika lagi masa kampanye atau lagi heboh-hebohnya sebuah isu perpolitikan muncul, biasa sang pembuat berita hoax akan memanfaatkan momentum ini untuk menjaring pembaca yang tergoda bacaan-bacaan hoax. Beritanya misalnya, “AWAS, Ada Gerakan Kristenisasi di Balik Sunatan Masal”, “Islam Agama Teroris: Jauhkan Anak Anda dari Masjid”. Nah, seseorang yang terdidik pastinya biasanya sudah sangat peka dengan isu-isu yang seperti ini. Gawatnya, kadang info-info hoax semacam ini tetap disebar oleh para mereka yang “terdidik” atas dasar kepentingan politik kelompoknya atau golongannya. Bagi orang yang bijak dan tercerahakan, lihat orang yang suka share berita kayak gini pasti lansung unfollow, unfriend atau perlu block aja si penyebar berita. Hahaha

Seorang penulis berita yang baik pastinya akan menjaga asas cover both side dalam membuat berita. Haram hukumnya bagi seorang jurnalis yang baik menyebar berita, khususnya jika menyerang atau mengkritik pihak tertentu, tanpa sebuah kajian atau riset yang mendalam.

Lalu Mengapa Kita Butuh Tahu?

Buat apa sih harus tahu arti hoax? Pengertian hoax? dan menyelami ciri-ciri hoax? Banyak yang tidak sadar bahwa berita hoax semacam ini dibuat kadang-kadang bukan semata untuk “perjuangan” kepentingan politik atau golongan belaka saja. Kadang, info hoax ini adalah ladang uang bagi para pencipta berita-berita hoax. Berita yang sensasional akan mendatangkan click yang banyak ke alamat laman mereka, click yang banyak akan meningkatkan traffic. Nah dari traffic yang tinggi sini, sang pembuat hoax bisa mengkomersialkan laman hoaxnya untuk mendatangkan uang buat dirinya.

Jadi, buat kamu yang merasa pernah berpikir, “Ah, nggak apa-apa, aku cuma iseng doang baca”, atau, “Ah gak apa-apa iseng aja share, ya kalau temen gue gak mau buka juga terserah”, hati-hati karena sikapmu ini akan membuat pundi-pundi uang bagi pembuat berita hoax terus mengalir. Karena itu pula,  makin banyak yang klik maka kreator berita hoax tersebut makin semangat membuat berita hoax lainnya. Waduh!

Jadi masih mau nge-share berita hoax? kalo AKU sih NO!!

Arti Hoax dan Pengertian Hoax

*dikutip dari berbagai sumber .

The post Hoax? Aku Sih No ! appeared first on Rinaldy Lowens Hutabarat.

0 Shares:

Leave a Reply

You May Also Like

Hello world!

Welcome to HEA Bintan Resorts. This is your first post. Edit or delete it, then start writing your Journal! Happy Writing! Rgds, Bhakti Adi Chandra

Hello world!

Welcome to HEA Bintan Resorts. This is your first post. Edit or delete it, then start writing your Journal! Happy Writing! Rgds, Bhakti Adi Chandra