Siapkah Kamu Dapat Beasiswa PBC 2020?

Siapkah kamu dapat beasiswa PBC 2020? Ini adalah tajuk posting kali ini yang akan menjadi bahan refleksi adik-adik sekalian. Namun sebelum adik-adik memersiapkan diri untuk melakukan seluruh proses seleksi, ada baiknya adik-adik simak hal-hal berikut ini untuk melihat kesiapan kamu untuk melanjutkan studi di PBC.

Apakah Hospitality adalah passion kamu?

Menentukan pilihan universitas dan jurusan adalah perkara yang susah-susah gampang. Gampang jika kita benar-benar tahu bakat dan minat kita, namun akan sangat sulit jika kita bahkan tidak tahu apa bakat minat kita. Tentu, kamu tidak seharusnya memilih PBC jika sebenarnya bakat dan minat kamu adalah di bidang elektronika, atau bahkan kamu sangat ahli di bidang olahraga.

Untuk mengetahui bakat, minat, dan passion kamu, kamu bisa lho berkonsultasi dengan BK di sekolah. Karena memang tugas BK adalah memberikan bimbingan, bukan saja memberikan konseling ketika kalian membuat ulah di sekolah.

Seseorang yang memiliki passion di bidang hospitality biasanya memiliki beberapa kualitas sebagai berikut (meskipun tidak terbatas pada kualitas ini saja):

  1. Ramah dan murah senyum
  2. Menyukai interaksi sosial
  3. Menguasai bahasa Inggris dengan cukup baik atau bahasa asing lainnya
  4. Berbakat berbicara di depan umum
  5. Menyukai tantangan
  6. Disiplin diri yang kuat
  7. Mudah untuk beradaptasi
  8. Senang belajar hal-hal baru

Nah jika kamu memiliki ke-8 kualitas di atas, selamat! Mungkin kamu adalah salah satu kandidat yang cocok untuk berkuliah di bidang hospitality. Namun, untuk menentukan passion bukan hanya dilihat dari kualitas tersebut saja. Coba kalian temukan sendiri apa saja yang lainnya.

Dukungan Orangtua

Kita tentu tidak boleh meremehkan dukungan orangtua kita terhadap pilihan studi kita. Bagaimanapun juga, orantua harus dilibatkan dalam penentuan pemilihan jurusan dan kampus yang mau kamu lamar. Sebaiknya kamu berkonsultasi dengan orantua dan meminta dukungan untuk mengejar impianmu. Dengarkan juga apa yang menjadi pertimbangan-pertimbangan orangtua. Kamu tentu boleh saja bersikukuh terhadap pilihanmu, namun kamu harus punya alsan yang kuat agar orantuamu setuju dengan pilihanmu.

sebaliknya, memilih jurusanmu karena pilihan orangtua juga bukanlah hal ideal. Jangan sampai kamu melalui sesuatu yang tidak kamu sukai hanya demi sebuah alasan yaitu mengikuti keinginan orangtua. Tentu hal-hal demikian dapat dikomunikasikan terlebih dahulu.

Ketahui Universitas Pilihanmu

Jika dalam hal ini kamu ingin kuliah di PBC, alangkah baiknya kamu mencari tahu sebanyak-banyaknya tentan PBC. Kamu bisa memulainya dengan hal yang paling mudah, seperti membuka halaman web resminya, twitter, instagram, atau akun media sosial official lainnya yang memuat informasi mengenai PBC. Pelajarilah hal-hal secara mendetail mengenai jurusan apa saja yang ditawarkan, bagaimana fasilitas kampusnya, berapa banyak anggaran yang harus kamu keluarkan, hingga bagiamana akreditas institusi lembaganya.

Hal tersebut tentu penting dilakukan agar kita benar-benar memahami seluk beluk institusi tersebut dan menyiapkan hal-hal yang bersifat adminsitratif atau paling tidak kamu telah punya bahan untuk sesi wawancara saat seleks dilakukan. Jangan sampai saat sesi interview kamu hanya memberikan jawaban dugaan-dugaan atau “katanya-katanya”.

Persiapkan dirimu menghadap tes seleksi

Jangan pernah menganggap remeh tes seleksi. Nyatanya, jika kamu mengharapkan beasiswa PBC, seleksi tahap pertama yang dilakukan institusi tersebut merupakan tiket emas agar kamu dapat bertemu dengan calon pemberi beasiswa. Jika kamu gagal di tahap ini, maka harapan untuk mendapatkan keringanan biaya studi akan menjadi impian belaka.

Setelah kamu melakukan riset terhadap perguruan tinggi tersebut, segera persiapkan apa saja yang akan kamu hadapi saat tes seleksi. Mungkin kamu perlu membaca kamus agar bisa menjawab kosakata sulit bahasa Inggris, atau mungkin kamu perlu belajar logika matematika untuk memecahkan ssoal-soal matematis.

Sebenarnya, persipan ini perlu kamu lakukan jauh-jauh hari sebelum kamu mendaftar di PBC. Bukan hanya persiapan mengikuti ujian, namun persiapan perencanaan pembiayaan studi juga harusnya sudah dibicarakan dengan orantua. Jika kamu sduah passion dan commit, tentu pendidikan adalah sebuah investasi berharga di masa depan.

Kesimpulan

Jadi mengharapkan beasiswa tidak serta-merta hanya mengharapkan durian runtuh. Artinya kamu harus ada usaha dan persiapan yang matang. Pemberi beasiswa tidak memberikan beasiswa tanpa ada nya pertimbangan dan penialaian. Sekarang apakah kamu sudah merasa pantas mendapat beasiswa terssebut?

Silahkan tinggalkan opinikalian di kolom komentar di bawah. Terimakasih

0 Shares:

Leave a Reply

You May Also Like